WpMag

Kamis, 24 Maret 2011

SIMTEM BUDIDAYA DAN AIR BUDIDAYA

A. Tempat Budidaya
Budidaya ikan dapat dilakukan dimana saja, selagi dapat terpenuhinya kebutuhan utama yaitu air. Budidaya ikan dapat dibedakan menjadi dua tempat yaitu budidaya air tawar dan budidaya air laut. Budidaya air tawar dapat menggunakan kolam, tambak, keramba, mina padi. Sedangkan budidaya laut dapat menggunakan keramba jarring aung (KJA), rakit, dan tambak.
Budidaya air tawar kebanyakan menggunakan kolam. Kolam untuk budidaya ini dapat dibedakan menjadi kolam tradisional, semi permanen, dan kolam permanen. Kolam tradisional ini biasanya hanya dengan melubangi tanah sehingga bentuknya tidak bias bagus dan rata. Kolam tradisional biasanya dibuat didaerah yang memiliki tanah dengan struktur baik atau tanh lemung. Tujuannya jelas agar nantinya air tidak mudah meresap ketanah, sehingga pergantian air tidak terlalu sering dan banyak. Kolam-kolam tradisional ini banyak di temukan didaerah boyolali, tepatnya dikampung lele. Kebanyakan dari masyarakat menggunakan kolam tradisional karena tanahnya yang relative padat sehingga air tidak mudah meresap. Kolam semi permanen biasanya dibuat dengan menggunakan plastic ataupun terpal. Kolam semi permanen biasanya digunakan didaerah dengan struktur tanah yang kurang baik dimana air mudah meresap. Struktur tanah berpasir sanagt tepat jika digunakan untuk kolam semi permanen. Umur untuk kolam semi permanen ini tidak terlalu lama sekitar 3-5 tahun, namun itu semua tergantung pengelolaannya. Kelebihan kolam semi permanen ini adalah mudah untuk dibongkar pasang serta menghemat biaya. Penggunaan kolam dengan terpal sangat efisien dan bias menekan pengeluaran. Kolam air tawar selanjutnya adalah kolam permanen. Kolam permanen ini terbuat dengan semen, sehingga strukturnya kuat. Kelebihan dari kolam permanen ini adalah air tidak mudah merembes ketanah dan menjadikan proses pengairan menjadi efisien. Namun kolam permanen ini dalam pembuatannya memerlukan biaya yang cukup besar.
Budidaya air laut kebanyakan menggunakan keramba jarring apung (KJA). Hal ini mengingat laut yang cukup luas, sehingga untuk memudahkan budidaya menggunakan KJA. Keramba digunakan dalam budidaya laut karena lebih efisien dan mudah. Ikan-ikan yang biasa dibudidayakan dikeramba jarring apung adalah ikan kerapu, bandengang, tuna, dll. Keramba jarring apung sangat bagus dikembangkan di laut. Selain untuk budidaya ikan laut juga dapat digunakan untuk budidaya rumput laut.

B. Teknologi dan Pengelolaan
Budidaya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu intensif dan ekstensif. Ciri-ciri Budidaya intensi adalah dilakukan pada lahan yang sempit, padat tebar tinggi, menggunakan pakan buatan, kuantitas dan nilai produksinya cukup tinggi. Budidaya intensif biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang besar dengan menggunakan modal yang cukup besar. Pasar yang dituju dari perusahaan-perusahaan itu adalah pasar nasional dan bahkan pasar internasional. Komoditas yang biasa dikembangkan dalam budidaya intensif diantaranya nila, udang, bandeng,dll. Udang merupakan komuditas yang utama dalam budidaya intensif karena harga jualnya yang cukup tinggi, dan kebutuhan pasar internasional akan komunitas udang ini sangat tinggi. Khususnya di Indonesia, udang dibudidayakan dengan intensif untuk diekspor ke Jepang, eropa, maupun amerika.
Budidaya ekstensif dicirikan dengan lahan yang luas, padat tebar rendah, pakan alami, dan kuantitas serta nilai produksi rendah. Budidaya ekstensif bisanya dapat ditemui didesa-desa dengan lahan yang masih luas. Namun karena minimnya modal menjadikan budidaya ekstensif ini sulit untuk berkembang. Minimnya modal ini memicu pada pemenuhan bibit yang kurang dan kebutuhan pakan buatan yang sulit unutk terpenuhi. Akibatnya padat tebar pada budidaya ekstensif menjadi rendah dan juga menggunakan pakan alami untuk pemenuhan pakan ikan.penggunaan pakan alami ini memang tidak mengeluarkan biaya yang banyak, namun kurang efisien waktu karena akan memperlambat masa panen. Seharusnya pakan alami ini dibarengi dengan pakan buatan seperti pelet ikan sehingga masa panen lebih cepat karena kebutuhan gizi ikan dapat terpenuhi. Hasil dari budidaya ekstensif ini hanya untuk memenuhi pasar local saja tidak untuk pasar luar negeri. Karena kualitas dari budidaya ekstensif ini kurang maksimal dan sulit untuk diterima dipasar luar negeri

PERAN MAHASISWA DENGAN PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN DAERAH BENCANA

Benar sekali kata pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Mungki peribahasa itu tepat dengan yang kini tengah dihadapi oleh para saudara kita di negeri ini. Kini kita telah memasuki tahun 2011, tahun dimana kita dihadapkan oleh berbagai macam pekerjaan rumah. Di tahun kemarin, banyak sekali musibah menimpa negeri ini. Air bah yang meluluh lantahkan Wasior, tsunami di Mentawai, dan yang masih hangat meletusnya kembali gunung Merapi. Banyak korban berjatuhan, mulai anak-anak, orang dewasa, sampai lansia, serta ternak-ternak mereka.
Bencana yang menimpa negeri ini telah banyak menelan korban. Di wasior air bah telah meluluhlantahkan daerah tersebut dengan menelan banyak korban. Selain banyak korban, banyak juga bangunan dan fasilitas umum yang rusak, akibatnya kegiatan masyarakat berhenti total. Wasior belum berakhir, datang bencana yang hampir bersamaan yaitu tsunami di Mentawai dan meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta. Tsunami setinggi 3 meter menyapu Kepulauan Mentawai pada Senin 25 oktober 2010. Korbanya pun tak sedikit, 108 orang di kabarkan tewas dan 502 orang dinyatakan hilang. Terakhir yang paling hangat adalah meletusnya kembali gunung Merapi. Setelah 2006 meletus dengan menelan puluhan korban, di tahun 2010 Merapi kembali meletus. Korbannya pun tak sedikit sekitar 80 orang meninggal dan banyak yang luka-luka akibat diterjang awan panas.
Banyak orang kini kehilangan sanak keluarganya, kehilangan harta benda juga rumah mereka. Kini mereka berada dalam kehidupan yang memprihatinkan, dengan memanfaatkan bentuan dari pemerintah dan para dermawan di negeri ini. Tak hayal perekonomian di daerah bencana pun menjadi terganggu. Rusaknya berbagai sumberdaya alam dan fasilitas umum mengakibatkan kebutuhan mereka sulit untuk terpenuhi. Disamping itu akses untuk menuju daerah bencana yang sulit dijangkau disebabkan medannya yang tidak mendukung. Seperti daerah Mentawi, pemerintah sulit menjangkau karena selain medannya yang berat juga cuaca yang tidak mendukung pada saat itu.
Perekonomian yang semrawut dan terganggu oleh bencana mengakibatkan harga kebutuhan pokok didaerah bencana menjadi melonjak tajam. Hal ini bisa dikarenakan banyaknya lahan yang gagal panen, serta sulitnya daerah bencana tersebut untuk diakses. Sehingga barang-barang dari luar daerah tidak dapat masuk dan kebutuhan akan barang tersebut menjadi meningkat. Tak hayal harganya pun menjadi melonjak tajam bahkan bisa sampai dua kali lipat harga semula.
Peran Pemerintah
Pembangunan kembali daerah yang terkena bencana merupakan suatu kewajiban bagi suatu negara, guna mengembalikan roda perekonomian di daerah bencana. Negara diharapkan mampu dalam mewujudkan Pembangunan infrastruktur, perekonomian, serta mental mereka. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan akan dapat mempercepat pembangunan perekonomian. Hubungan ini sangat jelas, ketika suatu daerah dengan infrastruktur yang memadai, maka perekonomian akan menjadi meningkat. Karena hal ini akan memberikan kepercayaan bagi investor dalam berinfestasi. Kita tengok saja didaerah dengan infrastruktur yang memadai, seperti Jakarta, Surabaya, Medan menunjukkan perekonomian mereka cukup baik. Upah minimum buruh di daerah-daerah maju cukup tinggi. Walaupun masih ada rakyat di daerah maju kini bergulat dalam lumpur kemiskinan. Peningkatan perekonomian dalam suatu daerah menunjukkan bahwa daerah tersebut telah berkembang dengan baik.
Pembangunan infrastruktur dan perekonomian tidak cukup untuk membangun suatu masyarakat korban bencana. Kini yang terpenting adalah pembangunan mental kepercayaan diri masyarakat yang terkena bencana. Tak dipungkiri lagi jika bencana ini menyisakan banyak kesedihan bagi mereka yang ditinggal orang-orang terdekat. Harta benda mereka hilang, rumah tak ada, inilah yang mengakibatkan mereka mulai mengalami krisis kepercayaan diri. Mereka mulai putus asa, karena tak punya apa-apa. Kini bagaimana kita dapat membangun mental mereka sehingga mampu bangkit dari keterpurukan akibat bencana ini. Pemerintah harus tanggap dengan itu semua.
Peran lain yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam membangun peekonomian daerah bencana adalah dengan memberikan modal tanpa bunga. Hal ini akan sangat membantu untuk memulai usaha mereka yang hancur. Disamping itu pemerintah dapat merealisasikan program peningkatan wirausahawan, dimana pelaku wiraswasta dinegeri ini cukup kecil. Peningkatan pelaku usaha ditingkat daerah diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah tersebut. Pemberian pinjaman ini akan sia-sia ketika pemerintah tidak memberikan pendampingan dan pengawasam dalam setiap usaha yang masyarakat bangun. Pendampingan dan pengawasan ini akan dapat mengontrol dan meluruskan suatu masalah yang tengah dihadapi masyarakat dalam memulai usahanya. Seperti korban erupsi merapi, pemerintah diharapkan dapat memberikan modal tanpa bunga untuk memulai usaha mereka. Mayorita spenduduka daerah lereng merapi yang bermata pencaharian sebagi petani , seharusnya pemerintah mengucurkan dana untuk memulai pertanian mereka. Selain itu pemerintah juga harus memberikan pengawasan dan pendampingan sehingga kegiatan pertanian yang sebelumnya macet dapat berjalan kembali.
Peran Mahasiswa
Sebagai seorang mahasiswa kita sedapat mungkin menuangkan ide kreatif, inovatif untuk membangun daerah-daerah yang terkena bencana. Sumua itu merupakan keharusan dan wujudkan peran serta mahasiswa untuk membantu saudara kita yang menjadi korban bencana. Kewajiban ini telah tertulis dalam undang-undang pendidikan nasional No. 23 tahun 2003, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengedalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dari undang-undang tersebut kita dapat memaknai bahwasanya tujuan pendidikan agar peserta didik dapat memberikan manfaat dalam suatu masyarakat. Ditengah masyarakat yang kini mengalami musibah kita harus dapat memberikan sumbangsih kita sesuai bidang yang kita dalami di perguruan tinggi.
Menurut Ridarmin S.Kom, M.Kom, secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis, yaitu sebagai penyampai kebenaran (agent of social control), sebagai agen perubahan (agent of change), dan sebagai generasi penerus masa depan (iron stock). Mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan kebenaran-benaran ketika kejahatan dan kebohongan merajalela. Kebohongan para pejabat pemerintah harus dapat dibongkar dan menunjukkan kebenaran yang sejatinya.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agent of change, dimana dapat memberikan perubahan bagi bangsa ini. Tak sekedar demonstrasi, turun kejalan, meneriakkan kebenaran, namun kini yang terpenting mampu memberikan kontribusi yang nyata ketika saudara setanah air mendapatkan musibah. Memang perlu demonstrasi untuk menggugat pemerintah, menagih janji-janji madunya kepada rakyat, namun banyak di sudut negeri ini saudara kita yang membutuhkan bantuan. Perubahan yang mampu mengantarkan mereka bangkit dari kerterpurukan akibat bencana.
Sebagai generasi penerus masa depan mahasiswa diharapkan mampu mewujudkan cita-cita bangsa dan meneruskan perjuangan para pahlawan. Salah satu cita-cita bangsa ini adalah menjadi bangsa yang makmur bebas dari segala bentuk penjajahan. Ditengah bencana yang melanda negeri ini mahasiswa diharapkan mampu peran aktif dalam pembangunan kembali daerah yang terkena bencana. Pembangunan ini dapat disesuaikan dengan bidang masing-masing
Bantuan secara materil sangat diperlukan namun harus dibarengi dengan bantuan imateril. Bantuan materil ini akan meringankan beban hidup para korban benca dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun dilain pihak bantuan materil yang terus-menerus malah berdampak buruk bagi masyarakat itu sendiri. Rakyat menjadi manja dan tidak mau berbuat untuk kembali membangun perekonomian mereka karena sudah dicukupi oleh negara. Bantuan imateril dapat berupa pendidikan bagi saudara kita, yang mungkin mereka tidak dapat mengakses pendidikan karena rusaknya fasilitas umum. Pendampingan dalam menghadapi musibah ini sangat perlu dilakukan oleh mahasiswa guna memberikan suport bagi mereka.
3.
Sebenarnya akibat bencana dapat diselesaikan secara cepat deengan menggabungkan peran pemeirntah dengan mahasiswa. Pemerintah berperan dalam penyediaan fasilitas sesuai keperluan yang akan direncanakan sedangkan mahasiswa dapat menuangkan ide kreatif, inovatif sesai bidangnya.
Peran pemerintah dengan mhasiswa dalam menganani daerah bencana dapat berjalan sinergi. Pemerintah diharapkan memberikan fasilitas dalam pembangunan daerah bencana. Pemberian fasilitas ini bisa berupa pendanaan dalam membangun daerah bencana. Mahasiswa dapat berperan dengan memberikan konsep pembangunan sesuai dengan ilmu yang didapatkannya di perguruan tinggi. Konsep-konsep ini akan dapat memudahkan pemerintah dalam membangun daerah bencana.
Khusunya untuk bidang perikanan mahasiwa dapat memberikan gambaran bagaimana pembangunan sentral perikanan di daerah bencana dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Lebih khusus lagi Dalam budidaya ikan air tawar mahasiswa dapt memberikan masukan kepada pemerintah bagimana pembangunan kolam, pengeloalaan

NOVEL.....BERSAMBUNG

Waktu terasa sangat cepat. Seperti baru kemaren kita duduk bersama-sama di kelas untuk mendengarkan guru menerangkan pelajaran. Kita maen-maen bersama mengisi libur di akhir pekan. Ke patai Pasir Putih, mandi dan bermain sampai puas. Kini semua itu tinggal kenangan di memori kita semua. Masa- masa di SMA yang sangat singkat telah memberikan banyak cerita indah. Disamping cerita yang sangat menyedihkan atau bahkan cerita yang konyol,hahaha. Aku pun juga begitu, banyak moment penting yang tak terlupakan bagiku. Ketita ujian ketauhan mencontek oleh guru, membolas maen PS , sampai bahkan loncat pagar sekolah untuk masuk karena terlambat. Sekelumit cerita singkat ketika aku masih di SMA mencoba aku tuliskan disini. Barang kali tulisan ini bisa mengingatkan kita tentang arti pentingnya persahabatan.
Masa-masa SMA sangat menyenangkan, kata banyak orang begitu. Bagiku sendiri kata itu ada benarnya, pasalnya kenyataannya begitu. Disinilah aku mulai jatuh cinta pada seorang cewek. Entah mulai kapan aku menyukainya. Anaknya tak begitu cantik amat, kulitnya juga tak putih ataupun hitam, rambutnya, ah tidak tahu. Soalnya dia berkerudung. Sejak kapan aku menyukai cewek berkerudung, entah tak tahu aku. Tapi yang jelas aku menyukainya. Yang paling aku sukai dari dia adalah hunungannya pada orang lain. Mungkin aku terlalu berlebihan untuk menggambarkan sosok dia. Tapi tak apalah biar engkau semua tahu dan membayangkan dia. Hubunganku dengan dia cukup baik. Walaupun aku seorang yang pemalu, aku mencoba menutup-nutupi sifat yang melekat padaku. Sesekali aku menyapanya, ngobrol dengannya, tanya-tanya soal pelajaran, waluapun ketika dia terangkan aku tidak bisa, aku cuman ngangguk-ngangguk. Pada awalnya aku cuman ngobrol dengan dia untuk lebih akrab, karena kita kan satu kelas. Namun tak dipungkiri seiring berjalannya waktu aku mulai tertarik dengan dia. Tertarik dengan sifat-sifatnya, dengan kepribadiaannya.
Sebut saja nama cewek yang aku suka itu Lala. Pertemuan ku dengannya diawali ketika kita kelas 2 SMA. Di kelas 1 SMA aku tak mengenalnya, maklum saja aku jarang bergaul dengan temen cewek lain kelas. Ketika kelas 2 SMA aku satu kelas dengannya. Awalnya aku tak tahu namanya, namun hari-demi hari kulalui di kelas, akhirnya aku tahu namanya dan kadang kita saling senyum atau saling sapa ketika kita bersimpangan di lingkungan sekolah.
Pernah suatu ketika dia mau pulang, ternyata sepeda motornya macet. Entah tak tahu sebabnya. Kebetulan aku juga pas lagi ngambil motor. Kusamperin dia, “ada apa motormu? Tanyaku, “ macet nih, entah gak tahu sebabnya , dim? Jawab Lala dengan wajah bercucuran keringat. Kebetulan siang ini udara panas, panasnya sampai menusuk ubun-ubun kiri,. Coba kulihat? Tanyaku. , ow, ini mungkin businya kotor,
”kamu bawa engkol busi? Tanyaku balik,
” waduh gak bawa, jawabnya..
“ya udah ayo di bawa ke bengkel ja?,
“ dimana ada bengkel deket sini? Tanyanya lagi
seberang jalan di sebelah kiri warung pecel mak “Ti”, jawabku.
Aku pun membantu menuntun motor lala yang macet ke bengkel. Kita pun berjalan berdua menuju bengkel dengan di temani panasnya udara di siang ini. Tak hayal keringat pun mulai menetes dari kening, suhunya mungkin 30 lebih. Jarak bengkel dengan sekolah kami tidak begitu jauh sekitar 300 meter saja, namun karena ini bulan mei, dimana musim panas telah tiba aku pun merasakan panasnya musim ini. Burcucuran lah keringat di kening. Selembar tissue di keluarkan Lala dari saku kiri bajunya, dan kemudian memberikannya kepadaku, ni dim, kayaknya kamu kepanasan, sambil menyodorkan tissue ke aku. “Trms ya La,”,. Oh rasanya pulih kembali tenagaku dengan usapan tissue ini. Oh baru kali ini ada seorang cewek yang sangat perhatian padaku. Oh betapa dingin Tissue yang menghapus keringat di pipi ini. Entah perhatian atau balas budi, namun usapan tissue itu membiusku dari panasnya udara di siang ini.
“o, sini to tempatnya?” Tanya Lila , iya La, jawabku. ..
Sambil menunggu motor yang diperbaiki, aku pun ngobrol dan bercanda dengan Lala. Kita pun mulai saling akrab. Aku bertanya pada dia, “ rumahmu mana La?, “o, desa walijati, sebelah utara perempatan grande, nanti ada rumah cat biru timur jalan, kira-kira rumah ke enam dari perematan. “O situ tow”, tegasku. “ kalau kamu mana Dim?” Tanyanya balik, rumahku di desa karang sukun, tepatnya itu selatan balai desa timur jalan, rumah nomor 11. Oh ya cat temboknya putih, rumahnya kecil, entar kalau lewat sana mampir ya, tambahku. Oke, jawab Lala. kamu juga kalau lewat rumahku juga mampir.Setelah ngobrol sekitar 20 menit, akhirnya pembicaraanku dengan Lala terpotong oleh panggilan pak Dodi, mekanik motor sekaligus pemilik bengkel.”Mas, motornya udah beres”., “ya pak”, jawabku. Akhirnya kami pun pulang kerumah masing-masing. Terimakasih banyak ya Dim, kata terakhir yang diucapkan oleh Lala kepadaku.”sama-sama, jawabku.
2
Kertas ujian mulai dibagikan, hari ini kami ujian kimia. Mata pelajaran yang cukup sulit ini harus aku hadapi dengan sabar. Tempat duduk telah ditentukan oleh bu Ida. Bu Ida ini seorang guru yang sangat disiplin dan terkenal killer. Jika ada anak didiknya mencontek pada waktu ujian, atau bahkan membolos pada waktu pelajarannya , pastilah beliau memberi hukuman. Hukumannya biasanya berupa penugasan artikel. Walupun begitu bu Indah merupakan sosok guru yang sangat di sukai atau diidolakan oleh siswanya. Sikap kedisiplinannya memberiakan suatu contoh bagi murid-muridnya. Tak jarang Bu Ida menyelingi pelajannya dengan cerita-cerita lucu ketika SMA nya dulu. Menjadikan kita semangat dalam menjalani hari-hari di sekolah.
Duduknya mengikuti nomer urut absen jadi aku dapat tempat di nomer 8 dari ujung timur. Disamping kananku ada didik, sedangkan samping kiriku ada Eni. Setelah aku menengok ke belakang ternyata ada Lala, temen cewek yang aku bantu ketika motornya macet minggu lalu. Soal ujian berjumlah 25 dengan rincian 20 pilihan ganda dan 5 uraian. Sebelum ujian bu Ida mengingatkan, “anak-anak gak boleh nyontek ya, entar kalau ada yang ketauhan akan saya hukum atau akan saya kurangi nilainya,.”, iya bu, jawab semua dengan serentak. Ujian dimulai kami pun diperbolehkan membuka kertas soal,. Halaman pertama ku buka, berisi pilihan ganda, halaman kedua kubuka, berisi uraian, kubaca soal uraian , nomer 1 sampai 5 , tak ada jawaban yang terlintas di otakku, kubalik lagi kertas soal ke halaman depan, kubaca satu persatu soal, kucoba untuk menjawab dengan menyilang jawaban. Hanya terjawab 12 soal. Kubalalik lagi ke soal uraian. Masih terasa sulit. Soal nomer 5,”apa yang menyebabkan berlian dengan arang berbeda, walaupun atom penyusunnya sama yaitu C (carbon)...?. tak terlintas jawaban di otakku. Setelah sekian lama berfikir, akhirnya ku letakkan bolpoint di tangan kananku, ku hirup udara pelan-pelan untuk melepaska penat di otakku.
Kreseeek, kudengar ada suara yang datang, ternyata kertas yang dilempar dari belakang dan jatuh di sebelah kanan soal ujianku. Langsung saja aku tutupi kertas tadi dengan soal. Kutengok Bu ida yang sedang duduk di bangkunya, eh ternyata gak merhatiin , pelan-pelan aku buka kertas tadi. Aha ternyata jawaban uraian, ku cocokkan sebentar, betul ternyata, langsung kusalin sambil ku editannya,,hehe biar gak ketauhan sama bu Ida. Eh udah hampir selesai ngerjain, malah ketahuan sama bu Ida., langsung kertas tadi dan jawaban ujianku di ambil sama bu Ida. Ini kertas dari mana,? Tanya bu ida ke aku, sambil mengangkat kertas jwaban yang aku temukan tadi.
”eng-enggak tahu bu, ta...tadi aku tem,ukan sedah di bangkuku, kayaknya ada yang ngelempar ke bangkuku.
Hemm, kalau begitu, ini kertas siapa? Tanya bu Ida kepada semua kelas, sejenak kelas menjadi agak tegang, temen temen yang sebelumnya megerjakan ujian dengan serius, meletakkan pulpennya dan mendenganrkan pertanyaan bu Ida,. Sementara agak tubuhku menjaddi kaku, terasa dingi keringat yang keluar. Aaku agak bingung, dan bertanya-tanya dalam hati , dai siapa ya kertas tadi, dari Eni kah?, yang duduknya di belakangku agak jauh. Oh tak mungkin kalau Eni, kan dia jarang sekali nyontek pada waktu ujian, apalagi buatin jawaban ke aku. Hubungan kita kan hanya sebatas teman biasa, dan tak begitu akrab. Atau edo, tapi tak mungkin juga. Pasalnya edo tulisannya agak jelek, sementara kertas tadi tulisannya agak rapi. Atau mungkin dari Lala, dia kan tempat duduknya belakangku, jadi mudah untuk melemparkan kertas tadi. Dugaanku kali ini mungkin benar, biasanya tulisan cewek kan rapi, mungkin ini tadi tulisan Lala.
“punya saya bu, jawab Lala dengan suara tegas,
Kalau begitu bawa jawaban dan soal ujianmu kesini, tambah bu Ida.
Pertanyaanku, terjawab sudah, kertas tadi adalah milik Lala, lantas mengapa dia menuliskan jawabnnya ke aku, . mungkinkah ini balas budi minggu yang lalu ketika ku tolong menuntun kan motornya kebengkel, atau mungkin, dia tahu kalau aku gak bisa kimia,bahkan mungkin juga ia kasihan padaku.
Akhirnya jawaban ujian kami berdua di ambil dan kami di suruh meninggalkan ruang ujian, ah apes tenan hari ini. Sambil keluar ruanganaku bertanya-tanya dalam hati, “mengapa Lala menuliskan jawabnnya ke aku?????

3
Hari ini merupakan pengumuman ujian masuk perguruan tinggi. Sebelumnya aku mendaftar untuk ikut masuk universitas Gadjah Mada (UGM). Aku tak tahu banyak tentang UGM sebelumnya. Namun setelah, study kampus ke UGM aku menjadi tahu tentang kampus ini. Studi kampus diadakan oleh sekolahku kira-kira satu semester yang lalu ketika liburan semester 1.. Pada awalnya aku tidak berminat ikut dalam study kampus, aku berfikir lebih baik uangnya buat ikut ujian masuk perguruan tinggi negeri(UMPTN). Namun pihak sekolah mewajibkan setiap siswa ikut dalam kegiatan study kampus. Akhirnya mau gak mau, aku ikut juga. Dan di situlah aku tahu banyak tentang kampus UGM, mulai prestasinya di tingkat nasional, internasional, peran terhadap negeri ini. Dan yang sangat membuatku kagum, kampus ini peringkat satu nasional. Dari situlah aku mulai giat sekali untuk belajar guna menyiapkan ujian masuk UGM. Tak tanggung-tanggung aku ikut les intensif ujian masuk Universitas Gadjah Mada (UM UGM). Banyak soal-soal UM UGM yang aku pelajari,mulai soal-soal tahun lalu sampai prediksi soal tahun ini. Sekitar satu setengah bulan aku les, walupun begitu aku kurang yakin bahwa aku bisa mengerjakan soal UM UGM.
Apa yang aku mimpikan tadi malam. Kayaknya aku tak bermimpi. Ketika bangun, tak ada yang membekas dimemori otakku. Namun, pagi yang cerah ini, telah memberikan semangat tersendiri untuk memulai hari-hari menuntut ilmu disekolah. Hari sabtu merupakan hari yang sangat menyenangkan, selain pulang lebih awal, juga karena besoknya libur. Sebelum berangkat aku cek semua perlengkapan yang aku bawa, mulai buku pelajaran sampai Hp. Kuambil Hp di kasur tempat tidurku, kulihat, ternyata ada pesan singkat (SMS) dari temenku. Ternyata pesannya dari Lala,” gimana Dim, kamu keterima gak UM UGM?. Aku langsung kaget, ternyata hari ini pengumuman UM UGM. Langsung aku bales,” belum aku lihat nih,kamu gimana?.”ah, aku gak diterima,coba kamu cek aja lewat SMS, dengan format Reg kirim aja ke 9090. “oke tanks’. Setelah aku bales SMS lala aku langsung mengeceknya. Ternyata aku diterima di jurusan teknik Industri. Entah tak dapat aku gambarkan gembiranya hari ini. Hari yang mungkin tidak akan aku lupakan sepanjang masa. Hari di mana aku diterima di perguruan tinggi nomor satu di Indonesia. Langsung aku SMS Lala,”La, aku diterima di Jurusan teknik Industri,. Balas Lala”selamat yaaa.
Langsung aku mengayuhkan sepedaku kesekolah, dengan hati yang sangat berbunga-bunga. Disepanjang jalan aku hanya membayangkan, bagaimana ya nantinya aku kuliah disana,dengan teman-teman yang baru dari pelosok negeri ini?