WpMag

Rabu, 09 Januari 2013

BELAJAR MEMAHAMI



 BELAJAR MEMAHAMI



 Tidak mudah memahami seseorang. Semua butuh proses yang panjang. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mungkin itu yang kita rasakan. Setiap orang yang hadir di depan kita, ia selalu menyimpan rahasia yang kita sulit untuk mengetahuinya. Kadang ia tak menampilkan rahasia dibalik pemikirannya secara langsung. Tidak mengungkapkan sikapnya secara langsung. Namun ia mengungkapkannya dengan tindakan dan tingkah lakunya pada kita.

Sedikit menyelam untuk mengetahui setiap sikapnya adalah sebuah petualangan tersendiri. Setiap hempakan tangan untuk mengarungi lautan adalah sebuah proses yang harus dijalani. Walaupun semakin berat dan lelah tubuh ini, walaupun semakin sesak dada ini namun itu adalah sebuah proses yang harus dijalani. Tak ada yang harus disesali, karena pertemuan ini adalah sebuah takdir dalam perjalanan kita.

Semakin dalam menyelami setiap yang kau lakukan adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Semakin memahami setiap apa yang kau lakukan aku semakin mengerti setiap sikapmu padaku. Aku belajar memahamimu dalam setiap waktu. Namun hipotesisku terhdap setiap sikapmu itu adalah dugaan yang mungkin bisa benar dan mungkin juga salah total. Biarlah waktu yang akan menjawabnya.

Tumbuhan ilalang menghalangi langkah kita. Menyamarkan jalan-jalan tujuan kita. Namun aku yakin ini semua akan dapat kita lalui. Andai kata ilalang semakin tinggi hingga menghalangi perjalan kita, mungkin itu adalah takdir yang diberikan Tuhan yang terbaik untuk kita. Tidak perlu bersedih terlalu lama. Cukup tetesan air yang mengalir ini menjadi pernghapus luka andaikan itu semua terjadi. 

Dan perjumpaan kita saat ini akan menjadi sebuah mozaik perjalan hidup kita yang nanti akan dapat kita ceritakan pada anak cucu. Kepada generasi-generasi sesudah kita. Biar mereka tahu bahwa hidup harus dijalani. Biar mereka tahu bahwa pemahaman kita terhadap orang lain adalah sebuah perabaan dari diri kita dan kita tak dapat menembusnya sampai dalam. Karena hakikatnya kita adalah manusia biasa. 

Ilalang tumbuh tinggi
Diatas tanah lapang ini
Menutupi setiap jalan
Menghalangi setiap langkah

                Kita berjalan dalam perabaan
                Menerjang menghantam setiap penghalang
                Untuk sebuah harapan
                Keindahan, kenikmatan dan kemuliaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar