WpMag

Sabtu, 14 April 2012

WAKTU

Aku kadang dikejar oleh sang waktu. Namun aku kadang mengejar sang waktu. Sebenarnya apa yang salah. Dan siapa yang salah. Aku merenung, terdiam dalam bulir-bulir kesepian. Disudut ruang yang disekat waktu. Aku merenung, kenapa waktu teramat cemat. Atau aku sendiri yang membuat cepat. Aku teringat mengenai teori relatifitas Einstins. ah, terasa cepat waktu.
Aku masih diam dalam gelapnya malam. Tanpa teman, hanya dingin yang menyeruap masuk ke sendi-sendi rusukku. bersemayam dengan mesra bersama sel darahku. Oh waktu, engkau kemana, terlalu cepat engkau berjalan. Janganlah berjalan,berhentilah. Itu adalah hukum alam, waktu akan terus berjalan dan mengantarkan manusia menuju mimpi-mimpinya. Sementara aku, aku masih saja duduk diam, merenung,dan berimajinasi dengan mimpi-mimpi itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar