WpMag

Senin, 16 November 2015

KALITURI SENTRA JAGUNG MANIS

KALITURI SENTRA JAGUNG MANIS

Bagi masyarakat Tulungagung tak asing dengan jagung manis. Makanan ini nikmat bila disantap di musim dingin. Jagung rebus dengan rasa manis alami ini merupakan jajanan yang mudah didapat. Di pasar tradisional, di tempat wisata, atau bahkan di perempatan-perempatan jalan banyak pedagang yang menjajakan jagung manis.

Kita mungkin sering melihat pedagang jagung manis entah itu di tempat wisata, di pasar-pasar tradisional atau bahkan di perempatan – perempatan jalan. Tahukah kita para pedagang tersebut berasal dari mana?. Mungkin memang pertanyaan ini tidak penting. Tapi, kita juga perlu tahu hal remeh temeh seperti ini.

Keterangan : Jagung manis siap dijajakan

Di selatan kota Tulungagung terdapat sebuah kampung bernama Kalituri. Kampung Kalituri bagi kebanyakan orang terkenal dengan tanaman tembakaunya. Mungkin masih asing di telinga masyarakat nmengenai jagung manis. Jika kita singgah ke kampung Kalituri kita akan mengetahui bahwa mayoritas masyarakat Kalituri selain berprofesi sebagai petani juga banyak yang berprofesi sebagai pedagang jagung manis. Jika dihitung mungkin sampai 30 warga yang aktif berdagang jagung manis. Mereka setiap hari menjajakan jagung manis tersebar di daerah Tulungagung. Tidak hanya di Tulungagung bahkan ada yang sampai kota tetangga seperti Trenggalek dan Kediri.

Keteranagan : Seorang pedagang tengah melayani pelanggannya

Jagung manis yang dijual biasanya jenis Bonanza F1 dan Talenta. Kedua jenis jagung ini memiliki karakter masing-masing. Harga jagung Bonanza F1 lebih mahal sedikit daripada talenta. Kebanyakan masyarakat memang lebih menyukai jagung jenis Bonanza F1. Namun bagi masyarakat yang awam akan sangat kesulitan membedakan jenis jagung tersebut.

Harga jagung manis dipasaran sangat fluktuatif. Hal ini disebabkan suplai jagung dipasaran sangat bergantung pada petani. Ketika musim panen harga cenderung anjlok karena over produksi. Namun ketika tidak musim panen harga cenderung baik. Ada waktu dimana harga jagung cenderung naik yaitu menjelang tahun baru. Hal ini dikarenakan pada tahun baru banyak masyarakat yang memanfaatkan jagung sebagai menu sampingan dalam menyongsong pergantian tahun.

Para pedagang jaung manis biasanya juga menjajakan kedelai rebus. Kedelai rebus yang dijajakan berasal dari petani Tulungagung maupun dari luar kota seperti kediri dan Nganjuk. Harga jagung manis dan kedelai biasanya 2ribu /biji. Namun jika membeli banyak, tak tanggung-tanggung para pedagang memberikan diskon.

Sekelumit cerita mengenai jagung manis kalituri semoga menambah wawasan kita. Jangan lupa, setiap beli jagung manis  tanya ke penjualnya, “dari mana Pak?”. Mungkin jawabannya gak jauh, yaitu “ dari Kalituri”. Hehehe.....


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar