WpMag

Sabtu, 16 Maret 2013

IA DILUPAKAN IA TERLUPAKAN

IA DILUPAKAN IA TERLUPAKAN

Aku tertegun melihatnya bersama sebuah gelas plastik
tenggorokanku kering, mataku mulai sembab
butiran-butiran air ini tak kuasa melihatnya
berlari diantara kendaraan yang terparkir di belakang lampu merah
sesekali tangannya melambai diluar pintu mobil
tangannya adalah sebuah harapan
suaranya adalah mesin-mesin penarik rupiah dari para dermawan

resah melangkah kakinya yang mulai ngapal oleh aspal jalanan
mengeras bagaikan batu ungkal
bajunya lusuh karena satu minggu, satu bulan, bahkan satu tahun tak ganti
tangannya kotor oleh debu jalanan
ia dilupakan....ia terlupakan oleh zaman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar