WpMag

Kamis, 07 Maret 2013

MALAS

 MALAS

Rasa malas meerupkan musuh kita bersama. Ia hadir kapanpun dan dimanapun untuk merasuk dalam pikiran kita, ddalam tubuh kita. Ia menarik tubuh kita ketika akan berdiri dan beraktifitas. Ia manarik mata kita ketika akan bangun dari tidur. Sungguh ia hadir dalam hidup kita untuk merobek semangat hidup kita.

Rasa malas ini telah hadir berminggu-minggu dalam diriku. Ia telah menusukku dari belakang mengenai tulang rusukku. Ia telah merobek semangatku hingga luluh lantah berkeping-keping. aku tak kuat lagi menahannya. Namun disisa semangat yang kadang padam membara aku ingin taklukkan kau di bawah telapak kakiku. Akan kuinjak-injak kau yang telah menghancurkan hariku. Dan akan ku isi waktu yang terus berjalan dengan aktifitas.

Tak ku biarkankau meniupkan malas dalam hidupku. Walaupun kau wangi seperti bunga mawar namun kau menyimpan duri yang teramat tajam. Duri-durimu telah menusukku hingga ke ulu hatiku. Dan kini tibalah saatnya kau berada di genggamanku. Oh, Rasa malasku. Akan ku remas-remas engkau dengan tanganku. Or rasa malasku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar