WpMag

Senin, 02 September 2013

LA TAHZAN

LA TAHZAN

Barang kali Tuhan mengajak kita untuk berbicara mengenai arti sabar, ikhlas dan kecintaan pada Nya. Kita di dudukkan pada posisi dimana mungkin kita merasakan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan kita. Kita berjuang terus menerus untuk menggapai setiap target kita, setiap asa yang membumbung tinggi, dan mimpi-mimpi kita. Namun Tuhan berkehendak lain, dan kita di posisikan oleh Tuhan pada posisi ini.

Namun itulah takdir yang diberikan Tuhan pada kita, tinggal kita bagaimana menjalaninya. Disitulah mungkin Tuhan sedang mengajak berbicara dengan kita mengenai kesabaran, keikhlasan dan kecintaan pada Nya. Sungguh Tuhan sangat cinta pada hambanya, dan kita harus yakin bahwa Tuhan begitu dekat dengan kita. Jika kita saat ini berada pada titik yang jauh dari makhluk, mungkin Tuhan menginginkan kita untuk mendekat pada Nya, sehingga makhluk-makhluk dijauhkan dari kita. Jika Tuhan menarik makhluk-makhluk itu dari kita dan kita berada pada titik tertentu, mungkin Tuhan ingin menunjukkan bagaimana kita harus ikhlash menerima. Ikhlash bukan berada di lisan, namun ikhlash itu berada di hati kita. Ikhlash adalah ilmu yang sangat samar dan kadang ketika kita sudah ikhlas di lisan sebenarnya itu belum ikhlash. Ikhlash adalah kita tak pernah mengingat apa yang kita berikan, apa yang kita lakukan, karena pada hakekatnya itu semua karena pertolongan Alloh SWT. La haula wala kuata ilabillah. Tak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Alloh SWT. Itu semua kan pertolongan dari Alloh, kenapa kita mengklaim itu semua dari kita. Itu semua kan milik Alloh, kenapa kita menginginkan untuk mendapatkan sanjungan dari manusia, atau mungkin ingin mendapatkan imbalan.

Alloh menarik kita dari makhluk supaya kita dapat mendekat pada Nya. Sehingga kita didudukkan pada titik kesabaran. Makhluk dan dunia mencoba meninggalkan kita, supaya kita dengan Alloh dapat ber dua-dua an dengan mesra. Mereka adalah penghalang kita menuju kedekatan cinta. Semua yang telah hilang dan lenyap itu adalah jalan kita menuju sabar dan akan digantikan oleh Alloh dengan yang lain. Alloh sangat sayang kepada  kita, sehingga apa yang menurut Alloh kurang tepat bagi kita, Ia ambil dan digantikan yang lain pada suatau hari nanti.


Kecintaan dengan Alloh tidak ada dua nya. Karena itu adalah cinta sejati. Alloh sangat sayang kepada hambaNya. Rasa sayang dan cinta itu ditunjukkan dengan berbagai takdir yang itu untuk kehidupan masa yang akan datang. Dunia akan lenyap dan meninggalkan kita, manusia akan hilang dan tergantikan yang lain, kedudukan akan sirna seiring waktu yang berjalan. Namun Alloh tetap ada dan selalu mengiringi langkah hidup kita. La Tahzan. Jangan bersedih, hidup adalah permainan. Kecintaan dengan Alloh adalah kesejatian yang tak akan lenyap, musnah, dan hilang….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar