WpMag

Rabu, 23 September 2015

KIAT SUKSES MENYELESAIKAN SKRIPSI TEPAT WAKTU


KIAT SUKSES MENYELESAIKAN SKRIPSI TEPAT WAKTU


Skripsi merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus dijalani bagi mahhasiswa. Beban mata kuliah Skripsi cukup besar dan merupakan syarat kelulusan. Menyelesaikan skripsi artinya kita telah menyelesaikan tugas di kampus dan pantas mendapat gelar sarjana. Entah itu sarjana teknik, sarjana ekonomi, maupun sarjana perikanan mereka harus menyelesaikan skripsinya.

Bagi mahasiswa tingkat akhir skripsi adalah salah satu momok yang sering dijauhi. Skripsi adalah hantu yang menakutkan. Banyak diantara mahasiswa yang harus rela meninggalkan dunia kampus karena masalah skripsi. Ada  yang putus ditengah jalan karena bingun mencari judul. Ketika judul telah dapat namun sering ditolak oleh dosen pembimbing. Ada pula yang meninggalkan skripsi karena kesulitan dalam menulis.

Kali ini ada tips yang mungkin dapat membantu bagi mahasiswa tingkat akhir khususnya dan bagi mahasiswa baru pada umumnya. Semoga beberapa tips ini dapat membantu dalam penyelesaian skripsi kalian.

1.       Pahami sikap dosen

Memahami sikap dosen pembimbing adalah salah satu syarat wajib bagi mahasiswa tingkat akhir. Memahami kebiasaannya, cara membimbing mahasiswa maupun apa yang disukainya. Misalnya ada dosen yang memiliki kebiasaan kalau konsultasi dibatasi pada jam-jam tertentu. Ada beberapa dosen yang menempelkan jadwal konsultasi bagi mahasiswanya di pintu ruangan. Maka, kita harus mematuhi aturan dosen, jika tidak sering kali kita kena marah karena mengganggu jadwal dosen pembimbing.

Ada dosen yang membimbing mahasiswanya dengan cara memberikan deadline-deadline dalam menyelesaikan skripsi. Maka dengan memahami cara membimbing kita akan dengan mudah dan dapat menyesuaikan dengan cara membimbingnya.

Beberapa dosen ada yang menyukai makanan atau minuman tertentu. Kita harus pandai-pandai memahami kesuakaan dosen pembimbing. Bukannya kita melakukan penyuapan namun ini agar dosen mood dalam membimbing mahasiswanya.

2.       Banyak membaca pustaka

Memcari pustaka adalah kewajiban bagi mahasiswa yang sedang menghadapi skripsi. Kita kadang harus bolak-balik dari kampus ke perpus jurusan-perpus pusat dan kembali ke kampus lagi untuk mencari pustaka. Jangan pernah putus asa untuk mencari pustaka dalam menyelesaikan skripsi, karena dengan banyak mencari dan membaca pustaka akan mempermudah dalam menyelesaikan skripsi. Selain menambah pengetahuan kita akan mengetahui bagaiamana penulis-penulis itu menyusun buku karangannya sehingga kita akan mudah dalam menyusun skripsi.

3.       Bertanya pada kakak angkatan yang telah lulus

Tidak ada salahnya kalau kita sering membangun komunikasi dengan kakak angkatan yang telah lulus. Selain mempererat tali silaturrahim kita juga dapat bertanya mengenai kiat-kiat mereka dalam menyelesaikan skripsinya. Jika kebetulan kakak angkatan dulunya dibimbing oleh dosen yang sama dengan kita, maka kita dapat bertanya kebiasaan dan cara menghadapi dosen pembimbing. Kita juga bisa mendapatkan pustaka mulai seperti jurnal, buku dan skripsi dari kakak angkatan 

4.       Refreshing

Kadang ketika menghadapi skripsi kita merasa jenuh karena judul ditolak dosen. Boleh jadi kita jenuh karena sulit mendapatkan pustaka yang disarankan dosen pembimbing. Mungkin kita perlu untuk merefresh otak sebentar dari rutinitas skripsi. Kita bisa jalan-jalan ke pantai, tempat wisata maupun taman kota untuk melepaskan penat dari rutinitas skripsi. Setelah refreshing kita dapat bangkit dan mengerjakan skripsi yang sempat tertunda. Perlu dicatat, kita harus pandai membagi waktu agar kita tidak terlena karena melakukan refreshing.

5.       Buat deadline

Kita perlu membuat deadline dalam menyelesaikan skripsi. Menyusun deadline sendiri agar target lulus tepat waktu dapat tercapai. Jika perlu tempel target yang akan kita capai setiap harinya di dinding kamar kost. Hal yang perlu diperhatikan adalah bersikap tegas terhadap diri dalam disiplin menyelesaikan skripsi. Sering mahasiswa telah menyusun jadwal dan membuat deadline dalam menyelesaikan skripsinya namun lagi-lagi gagal. Mereka kurang tegas dan terlena karena sering menunda jadwal yang dibuatnya sendiri.

6.       Kurangi kegiatan kampus yang tidak produktif

Kegiatan kampus adalah salah satu hal yang tak bisa dipungkiri oleh mahasiswa. Mulai dari ikut organisasi kampus , UKM bahkan organisasi diluar kampus. Setelah kita menginjak semester akhir, alangkah baiknya kita mengurangi kegiatan kampus yang kurang produktif. Bukan berarti kita meninggalkan kegiatan kampus seratus persen. Kegiatan kampus sebenarnya banyak manfaat selain menambah teman kita dapat berlatih cara komunikasi dan menyelesaikan masalah secara bersama. Mengurangi kegiatan kampus akan memberikan waktu yang lebih bagi kita untuk memfokuskan dalam menyelesaikan skripsi.

7.       Persiapkan mental

Mengerjakan skripsi harus memiliki mental kuat. Kenapa? Karena kita akan menghadapi dosen pembimbing yang kadang pemikirannya berbeda. Seringkali pendapat kita tidak disetujui oleh sang dosen. Akhirnya kita putus asa karena tidak dapat mencari apa yang diminta oleh dosen. Mental yang kuat akan membantu kita dalam menyelesaikan skripsi yang tengah dihadapi. Walaupun dosen meminta mencari pustaka yang sulit atau sering dimarahi olehnya kita akan kuat menghadapinya dan dapat menyelesaikan skripsi dengan tepat waktu.

8.       Bersikap rendah hati di depan dosen

Bersikap rendah hati di depan dosen pembimbing adalah salah satu cara agar kita dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu. Bersikap rendah hati dengan cara mendengarkan masukan dosen dan mematuhinya adalah cara yang dapat dilakukan. Jangan kita bersikap menggurui dosen karena pada dasarnya dosen adalah guru kita. Kalaupun kita berbeda pendapat dengan dosen bersikaplah rendah hati dan sampaikan dengan bahasa yang baik. Jangan sampai kita berbeda pendapat namun menyampaikannya dengan cara yang kurang sopan. Bisa-bisa bukan solusi yang didapat malah kita dipersulit oleh dosen dalam menyelesaikan skripsi.

9.       Sabar dalam menghadapi skripsi

Sabar adalah salah satu kunci dalam menyelesaikan skripsi. Seringkali dosen pembimbing keluar kota untuk menyelesaikan proyek atau urusan kampus. Kadang draft skripsi kita belum dikembalikan sesuai yang dijanjikan oleh dosen. Maka kita harus sabar dalam menghadapinya. Jangan sampai karena dosen pembimbing terlalu lama mengoreksi skripsi membuat kita malas ke kampus dan meninggalkan skripsi kita.

10.   Kerjakan dan kerjakan

Tips agar sukses dalam menyelesaikan skripsi adalah mengerjakannya. Tak ada waktu bersantai-santai dan menunda skripsi. Kita harus tegas pada diri, jika ingin lulus tepat waktu adalah dengan mengerjakannya skripsi segera. Bukan kita terus terlena dan melupakan skripsi. Kini saatnya terus berusaha dan berusaha. Terus membaca dan menulis.

11.   Berdoa

Hal yang sering kalai dilupakan oleh mereka yang menghadapi skripsi adalah berdoa. Meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk diberi kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan skripsi. Tak lupa meminta agar diberi keberkahan dan manfaat dari skripsi yang kita susun. Apapun agamanya, apapun keyakinannya setelah kita berusaha semaksimal munkin kita berdoa dan menyerahhkannya kepada Tuhan

Semoga beberapa tips tersebut dapat membangkitkan semangat kita dalam menyelesaikan skripsi. Skripsi bukan momok yang menakutkan sehingga harus dihindari. Skripsi bukan sebuah hantu yang harus ditakuti. Namun, skripsi adalah tangga yang harus dilalui agar kita dapat menyelesaikan bangku kuliah dan mendapatkan gelar sarjana. Selamat mencoba dan semoga berhasil dalam menyelesaikan skripsinya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar