WpMag

Minggu, 06 September 2015

MENIKMATI DEBURAN OMBAK DI PANTAI CORO

MENIKMATI DEBURAN OMBAK DI PANTAI CORO


Apa jadinya jika kita mengadakan jalan-jalan dengan jumlah peserta sekitar 40an anak. Wah, pastinya super persiapan yang matang. Namun, bagi pemuda Kalituri hal itu menjadi biasa. Tak ada persiapan yang matang. Bahkan tak ada konfirmasi berapa anak yang akan ikut. Alhasil, pada hari H sekitar 40an anak kumpul untuk jalan-jalan. Memang pilihannya sudah ditentukan sebelumnya, yaitu Pantai Coro yang terletak disebelah kiri Pantai Popoh.

Bukan remaja Kalituri kalau tak mengadakan kegiatan secara dadakan dan kurang terencana. Sebelumnya dalam menyambut peringatan 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia remaja Kalituri kurang persiapan. Namun jangan tanya soal hasilnya, mereka patut diacungi jempol dalam hal kegiatan. Sungguh luar biasa. Peringatan 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia berjalan mulus. Jalan-jalan ke Pantai Coro sebenarnya adalah penutupan dari serangkaian kegiatan dalam memperingati 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Perjalanan dimulai sekitar pukul 8 pagi setelah molor sedikit dari rencana. Melintasi aspal di daerah Gondang perjalan mengambil arah jalur berbeda untuk mempersingkat waktu. Sekitar 20an motor berjalan pelan terlihat seperti ular yang meliuk-liuk melintasi aspal yang kurang bagus.

Sekitar pukul 10 kamipun tiba di Retjo Sewu yang merupakan area parkir untuk menuju Pantai Coro. Setelah menata motor diparkiran kami melanjutkan berjalan kaki sekitar 15-20 menit. Melintasi bebukitan yang membentang disepanjang pantai. Disebelah kanan terlihat samudra Hindia dengan apik memainkan ombak dipadu birunya laut. Angin semilir menerobos dedaunan jati yang mulai mengering. Sesekali daun jati maupun rantingnya jatuh menimbulkan suara khas.

Tak lama berselang kamipun tiba di Pantai Coro. Langsung mencari spot untuk duduk, namun ada juga yang menggelar tikar. Ada yang duduk dibawahh pohon jambu yang rindang. Semilir angin menambah suasana menjadi sejuk. Beberapa anak malah asik bermain air laut yang mulai surut sembari berfoto selfie. Ombak yang terus berdeburan membuat mereka sesekali lari untuk menghindar. Suara ombak asik terdengar ditelinga. Lantunan lagu yang dimainkan dengan diiringi gitar menjadikan suasana yang sedikit berbeda.

Foto : Dokumen pribadi

Menikmati deburan ombak, semilir angin, senandung lagu yang saling berirama membuat kami lupa akan waktu. Tak terasa sudah hampir 2 jam kami berada di Pantai Coro. Sebelum mengakhiri jalan-jalan di pantai Coro kali ini kamipun berfoto bersama . Dengan mengambil background pantai kamipun mengabadikan perjalanan kali ini dengan sempurna.


Foto : Dokumen pribadi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar