WpMag

Senin, 15 Juni 2015

MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN


MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN

Pemuda adalah aset yang sangat berharga bagi bangsa. Kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh pemuda. Bung Karno pernah mengatakan “ Berikanlah aku sepuluh orang tua akan aku cabut semeru dari akarnya. Berikanlah aku satu pemuda akan aku guncang dunia”. Apa yang dikatakan oleh Bung karno ada benarnya, karena pemuda adalah Agent of change. Mereka akan mencoba menkoreksi apa yang telah ada dan membuat suatu terobosan untuk sebuah kebaikan.

Kemajuan zaman telah menggerus berbagai lini kehidupan. Tak terkecuali, pemuda yang merupakan agent of change mulai gundah dengan jati dirinya. Banyaknya pengaruh dari kemajuan zaman, mereka seringkali terombang-ambing. Mengikuti kebanyakan orang yang katanya simbol kemajuan. Mulai dari cara berbicara, tingkah laku sampai fashion telah mencemari pemuda saat ini. Diperlukan suatu rekronstruksi pemahaman dan pola pikir pemuda.

Sekumpulan anak muda mulai menyalakan api yang bertahun-tahun padam. Mencoba merangkai mozaik yang berceceran disatu-padukan untuk menghadapi masa depan. Mereka adalah embrio yang mencoba bermetamorfosis untuk sebuah harapan. Remaja Masjid Baitul A’la adalah salah satu wadah berkumpulnya pemikiran dan penghayatan kembali mengenai fungsi pemuda dalam menghadapi kemajuan zaman. Memang mereka tidak memiliki AD ART yang baku, namun selalu menyandarkan pada ajaran Islam seperti gotong royong dan saling menghargai. Mencoba membangun dari fondasi dan filosofi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Gotong Royong yang merupakan akar dari terumuskannya Pancasila adalah sandaran untuk menghidupkan kembali semangat pemuda.


Mereka mencoba mengaktifkan kegiatan seperti rutinan Yasin Tahlil, bersih masjid, kepanitiaan wisuda,dll. Berkolaborasi dengan pengurus masjid, mereka mencoba menciptakan suatu letupan semangat kecil dari sebuah kampung. Semangat yang harapannya akan dapat dirasakan oleh suatu komunitas itu sendiri khususnya dan untuk bangsa dan negara pada umumnya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar