WpMag

Sabtu, 13 Juni 2015

MENULIS UNTUK KEABADIAN

 MENULIS UNTUK KEABADIAN


Menulis adalah salah satu cara untuk menyalurkan ide-ide gila kita. Menuangkannya ke dalam kata demi kata yang terangkai menjadi kalimat. Melalui tulisan, suara kita dapat didengar. Ide-ide gila kita dapat dilihat dan tersampaikan kepada semua orang. Menulis mengantarkan kita untuk bijak dalam bersikap dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang.

Seringkali, tulisan kita hanyalah sampah bagi para pembaca. Entah tema yang kurang menarik, atau memang kualitas tulisan kita dibawah standar. Tak memiliki alur yang jelas, kosa-kata yang amburadul bahkan sampai pokok pikiran yang tak ada. Namun, dengan menulis inilah kita mencoba bersikap dewasa.

Memahami manusia, bahwa kita adalah obyek dari sebuah pandangan mereka. Tidak setuju dengan ide kita, tak sependapat dengan isi tulisan kita adalah hal yang wajar ditemui. Mengatakan kita bodoh sampai dengan dangkal pemahaman itu adalah sebuah kritik dari apa yang kita lakukan. Kebebasan dalam berpendapat inilah yang membuat kita untuk dapat meluapkan isi dalam hati kita. Itulah konsekuensi dalam menulis. Tak apalah, setiap apa yang kita lakukan memiliki konsekuensinya.

Terus memperbaiki diri, memperdalam pemahaman dan menulis tiada henti adalah jalan yang harus dipilih. Biarkan kritikan itu berlalu sembari kita terus memperbaiki diri. Memberikan pemahaman mengenai ide-ide gila kita. Mengabadikan setiap jengkal perjalanan hidup kita dalam sebuah tulisan adalah cara tersendiri dalam memaknai hidup.

Pramoedia Ananta Toer pernah mengatakkan “Oranag boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Apa yang dikatakan oleh Pram rasanya tepat sekali. Kita menulis untuk mengabadikan setiap perjalanan hidup kita untuk sebuah keabadian. Mungkin, saat ini tulisan kita tak pernah dibaca, ide-ide gila kita tak pernah dilihat. Namun suatu saat nanti bisa jadi mereka akan membacanya.


Semoga apa yang kita lakukan dengan mengabadikan setiap jengkal perjalanan hidup kita melalui tulisan tak menyurutkan semangat perjuangan dalam menggapai mimpi-mimpi kita. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar